SUKSES DI USIA BELIA

Menjadi pengusaha dan sukses di dunia bisnis adalah mimpi banyak orang. Banyak yang meraihya ketika berusia senja, separuh umur, tapi banyak juga yang merebutnya ketika penanggalan usia mereka masih muda. Dan tidaklah terlalu susah menemukan orang-orang dalam katagori yang terakhir itu

Iklim bisnis dunia, dorongan teknologi baik komunikasi maupun teknologi yang memudahkan orang berbisnis, telah menumbuhkan begitu banyak para pebisnis pemula di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sejumlah anak muda, yang masuk dalam daftar berikut ini, sudah membuktikan bahwa menjadi sukses tidaklah harus menunggu rambut beruban. Mereka bekerja keras, bekerja cerdas, memaksimalkan jaringan, dan pada akhirnya disambut kesuksesan.

Berikut ini adalah anak bangsa yang berhasil sukses berbisnis di usia muda.

1. Hamzah Izzulhaq

Pria kelahiran 26 April 1993 ini termasuk pengusaha muda yang menarik perhatian media. Dia berhasil mencapai kesuksesaan di usia yang terbilang masih sangat muda. Hamzah sudah mulai belajar berbisnis sejak kelas 5 SD dengan menjual beberapa macam permainan seperti kelereng, petasan,dan berbagai macam permainan yang disukai anak-anak.

Kesuksesaan Hamzah mulai terlihat ketika bertemu dengan seorang pemilik bisnis Bimbingan Belajar (Bimbel)  yang menjual franchise  seharga 175 juta. Dari situ pria yang juga sempat menjadi tukang parkir ini tertarik. Hamzah kemudian meminjam uang sebesar 70 juta kepada orang tuanya yang berprofesi sebagai dosen. Kekurangannya akan dibayar seiring dengan keuntungan Bimbel ditiap bulannya.

Perlahan keraguan sang ayah sirna. Sang anak berhasil meraih kesuksesan melalui bisnis Bimbel yang digelutinya. Setelah lulus SMA, Hamzah memiliki 3 lisensi franchise dengan omzet 360 juta per semester dan keuntungan bersih 180 juta per semester. Uang modal 70 juta dari ayahnya yang semula untuk membeli mobil kini bisa diganti dan dibelikan mobil. Baca selengkapnya di sini.

2. Lambertus Darian

Ditipu dan bangkrut seringkali merubung para pebisnis pemula.  Dua pengalaman pahit itu, juga dialami Lambertus Darian. Dia bahkan pernah ditipu berkali kali dalam menjalani bisnisnya. Hingga saat ini pria yang masih di bawah umur 20 tahun ini sudah berhasil memegang beberapa bisnisnya dengan beberapa prestasi. Baca selengkapnya di sini.

3. Farah Farce

Gadis kelahiran 22 April 1995 yang memiliki nama asli Farah Kemala Qurratu’ani ini sudah menapaki karir bisnis sejak duduk di bangku kelas 9 Sekolah Menengah Pertama. Berbeda dengan Hamza dan Darian, Farah lebih memilih bisnis online dalam dunia fashion.

Dengan system Pre Order, Farah berhasil menjalankan bisnisnya tanpa modal sepeser pun. Usahanya semakin melejit setelah mendapatkan mentoring langsung dari Jaya Setiabudi, penulis buku The Power Of Kepepet. Hingga kini Farah berhasil mendirikan online shop yang diberi nama Farceee Online Shop, yang menjual barang barang original dari luar negeri dan beberapa hasil produk nya sendiri. Baca selengkapnya di sini.

4. Valentina Meiliyana

Memulai bisnis sejak usia 17 tahun, Valentina yang focus pada dunia fashion ini kini berhasil membangun merek sendiri yang bernama Selkius Maxwell. Valentina memulai bisnisnya dengan menjual produknya melalui situs jejaring social.

Kala itu dia hanya memasang foto-foto produknya yang kemudian ditawarkan ke beberapa orang. Secara perlahan, produk sepatu yang ia buat mulai dilirik banyak pihak. Tidak hanya oleh pembeli baru, ia juga mendapatkan perhatian dari majalah model DRESSCODE, yang menerbangkan sepatunya ke penjuru Indonesia. Dia, yang biasanya hanya menjual 20 pasang sepatu per- bulan, kini bisa membuat 200- 300 pasang. Baca selengkapnya di sini.

5. Riezka Rahmatiana

Bisnis dalam dunia kuliner menjadi pilihan bagi wanita yang satu ini. Memulai karirnya di bidang kuliner sejak tahun 2005, kini Riezka berhasil bangun dari kegagalan sebelumnya membangun bisnis seperti bisnis kafe, booth makanan, dan network marketing.

Justmine Pisang Ijo yang ia dirikan terus melejit . Berkat keberhasilannya itu, Riezka mampu meraup omzet sebesar Rp 10 miliar dalam setahun.

Saat ini ia sudah memiliki tiga cabang pisang ijo di kawasan Bandung dan mendapat beberapa penghargaan seperti Wirausaha Mandiri 2008, Best UKM Award 2010, Winner Young Caring Profesional Award 2011, dan Best Franchise Choice versi Majalah Info Franchise 2011, serta teranyar menjadi usaha franchise terbaik HIPMI 2012, dan Ernst & Young Winning Women 2012.  Baca selengkapnya di sini.

 

 

Sumber: https://feed.merdeka.com